Erdogan Soroti Upaya Israel Singkirkan Isu Palestina dari Agenda Global

Kanama Amar
Kamis, 13 Agustus 2026 20:56:08

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuding pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berusaha menggeser isu Palestina dari perhatian dunia. Menurut Erdogan, langkah tersebut dilakukan dengan memanfaatkan konflik dan kekacauan baru yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan itu disampaikan Erdogan dalam konferensi pers bersama Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang tengah melakukan kunjungan ke Turki. Erdogan menegaskan bahwa upaya untuk menghilangkan persoalan Palestina dari agenda internasional tidak akan berhasil.

"Tujuan pemerintah Netanyahu adalah untuk menghapus Palestina dari agenda bersama umat manusia dengan mengambil keuntungan dari kekacauan dan konflik baru di kawasan ini," kata Erdogan dalam konferensi pers bersama Presiden Palestina, Mahmoud Abbas yang berkunjung ke Turki, dilansir kantor berita AFP, Kamis (13/08/2026).

Baca: Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Milik Teheran, Bantah Klaim Trump

Erdogan juga menegaskan dukungan Ankara terhadap perjuangan Palestina untuk memperoleh negara merdeka. Ia menyatakan isu Palestina akan tetap mendapat perhatian masyarakat internasional meski berbagai upaya dilakukan untuk mengesampingkannya.

"Apa pun yang mereka lakukan, mereka tidak akan berhasil. Perjuangan Palestina akan terus tumbuh di hati masyarakat sementara mereka mencoba menghancurkannya," ujar Erdogan, seraya bersumpah bahwa Turki akan terus berjuang untuk pendirian negara Palestina.

Baca: Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di USS Abraham Lincoln

Erdogan Bahas Situasi Palestina Bersama Mahmoud Abbas

Pertemuan Erdogan dengan Abbas berlangsung di Ankara pada Rabu (12/08/2026), setelah Presiden Palestina tersebut tiba di Turki sehari sebelumnya. Dalam pertemuan itu, keduanya membahas perkembangan terbaru di kawasan Timur Tengah serta kondisi Palestina.

Abbas menyebut pembicaraan dengan Erdogan sebagai pertemuan yang "penting dan bermanfaat".

Baca: Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Bukan untuk Menghadapi Iran

Erdogan selama ini dikenal sebagai salah satu pemimpin yang vokal menyuarakan dukungan terhadap Palestina. Ia berulang kali mengecam kebijakan pemerintahan Netanyahu terkait Gaza serta kebijakan Israel di sejumlah wilayah kawasan.

Palestina Bersiap Gelar Pemilu

Baca: Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026

Selain perkembangan konflik, agenda politik Palestina turut menjadi pembahasan. Mahmoud Abbas sebelumnya menyampaikan rencana pelaksanaan pemilihan legislatif Palestina pada 28 November, yang kemudian dilanjutkan dengan pemilihan presiden pada awal 2027.

Jika terlaksana, pemilihan legislatif tersebut akan menjadi pemilu pertama Palestina dalam sekitar dua dekade.

Erdogan menyambut rencana tersebut dan berharap proses pemilu dapat membuka jalan bagi rekonsiliasi politik di Palestina, termasuk meredakan persaingan lama antara kelompok Fatah yang dipimpin Abbas dan Hamas di Gaza.

Baca: BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel dalam Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla

Pernyataan Erdogan kembali menempatkan isu Palestina sebagai salah satu perhatian utama dalam diplomasi Turki di tengah dinamika konflik Timur Tengah yang terus berkembang. (SM)



Terkait
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Lainnya
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Di Oxford, Menteri Yasonna bicara soal Human Dignity
Hari Ini, Brunei Resmi Berlakukan Hukum Rajam Bagi Pezi
Indonesia Bicara Industri 4.0, Jepang Sudah Menatap Era
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Polda Metro Bongkar Alur Dana Kerusuhan 27 Agustus, Akt
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I