Demo Paris Berujung Rusuh, Kemlu Pastikan Belum Ada WNI Terlibat

Kanama
Minggu, 18 Oktober 2026 14:27:48

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Kerusuhan yang mewarnai demonstrasi di Paris dan sejumlah kota di Prancis menjadi perhatian Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI). Hingga Minggu (18/10/2026), pemerintah Indonesia menyatakan belum menemukan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam aksi tersebut.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris, belum ada laporan keterlibatan WNI dalam demonstrasi yang berujung ricuh tersebut.

"Berdasarkan catatan KBRI Paris, sejauh ini tidak terdapat WNI yang terlibat dalam demonstrasi," ujar Heni Hamidah dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026).

Baca: Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mulai Pidato di PBB

KBRI Paris Pantau Kondisi Keamanan

Kemlu RI melalui KBRI Paris terus memantau perkembangan situasi keamanan di Prancis. Kerusuhan yang terjadi dilaporkan turut memengaruhi aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan sekolah hingga operasional transportasi umum dan kelancaran lalu lintas.

Baca: KTT BRICS New Delhi Dibayangi Perang, Ketegangan Global Makin Memanas

Pemerintah Indonesia juga mengingatkan seluruh WNI yang berada di wilayah kerja KBRI Paris agar meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti perkembangan informasi dari otoritas setempat.

"KBRI Paris telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI di wilayah kerja agar senantiasa berhati-hati dan mencermati perkembangan situasi keamanan, memantau informasi resmi dari otoritas setempat, menghindari kerumunan, serta menyesuaikan rencana perjalanan sekiranya menemui penutupan jalan dan/atau pengalihan rute," kata Heni.

KBRI Paris memastikan komunikasi dengan WNI akan terus dijaga selama situasi keamanan masih menjadi perhatian. Bagi WNI yang menghadapi keadaan darurat, KBRI Paris menyediakan layanan hotline di nomor +33-6-2112-2109.

Baca: Prabowo Tiba di New Delhi, KTT BRICS Jadi Panggung Strategis Indonesia

Kerusuhan Picu Penangkapan dan Polisi Terluka

Di sisi lain, demonstrasi di berbagai wilayah Prancis dilaporkan berkembang menjadi bentrokan, penjarahan, dan pembakaran. Situasi tersebut mendorong aparat keamanan melakukan penindakan terhadap para pelaku kerusuhan.

Baca: Indonesia dan 7 Negara Arab-Muslim Dukung Langkah Inggris Tekan Israel

Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengecam keras kekerasan yang terjadi. Berdasarkan laporan yang dikutip AFP, sebanyak 1.200 orang ditangkap dan 150 petugas kepolisian mengalami luka-luka dalam rangkaian kerusuhan tersebut.

"Sebuah keajaiban jumlah korban tidak lebih tinggi dari ini," ujar Lecornu saat mengunjungi petugas kepolisian yang dikerahkan di pusat Kota Paris.

Peristiwa ini menjadi perhatian pemerintah Indonesia, terutama terkait keselamatan WNI yang tinggal, bekerja, maupun sedang melakukan perjalanan di Prancis.

Baca: Trump Kembali Berulah, Nama New Mexico Diusulkan Jadi New America

Kemlu RI mengimbau masyarakat Indonesia di negara tersebut untuk tetap tenang, menghindari lokasi demonstrasi, serta mematuhi arahan aparat setempat hingga kondisi keamanan kembali kondusif. (SM)



Terkait
Prabowo di Depan Putin Tegaskan Indonesia Tetap Non-Blok dan Hormati Semua Kekuatan
Prabowo di Depan Putin Tegaskan Indonesia Tetap Non-Blok dan Hormati Semua Kekuatan
Serangan AS di Iran Tewaskan Sedikitnya 19 Orang, Korba
Trump Klaim Kendali Minyak Venezuela, Rodriguez Tegaska
Mojtaba Khamenei Perintahkan Iran Kurangi Ketergantunga
Lainnya
Sosek Malindo Kembali Diaktifkan, Kedua Negara Berkomitmen Bangun Ekonomi Dua Negara Serumpun
Sosek Malindo Kembali Diaktifkan, Kedua Negara Berkomitmen Bangun Ekonomi Dua Negara Serumpun
Korban Jiwa Gempa Turki Bertambah 20 Ribu Orang
Pemuda NTB Juara 1 MTQ Internasional di Turki
Heboh Produk Tisu Toilet Bersimbol Mirip Lafaz Allah
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D