Israel Tutup Konsulat Inggris di Yerusalem, Balasan atas Sanksi Permukiman Tepi Barat

Kanama
Rabu, 9 September 2026 07:32:49

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Hubungan diplomatik Israel dan Inggris kembali memanas. Pemerintah Israel memutuskan menutup konsulat Inggris di Yerusalem Timur sebagai respons atas kebijakan sanksi yang diberlakukan London terhadap aktivitas perdagangan dari permukiman Israel di Tepi Barat. Selasa (08/09/2026).

Keputusan tersebut diumumkan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar. Langkah ini menjadi bagian dari serangkaian tindakan balasan Israel setelah Inggris bersama sejumlah negara lain mengambil kebijakan pembatasan perdagangan terhadap permukiman Israel di wilayah Tepi Barat.

Selain menutup konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Israel juga menyatakan akan mengeluarkan perwakilan Inggris dari pusat koordinasi terkait rencana gencatan senjata di Gaza yang dimediasi Amerika Serikat.

Baca: Inggris Mulai Jaga Jarak dengan Israel, Dukungan ke Palestina Makin Tegas

Israel juga menghentikan keterlibatan Inggris dalam pelatihan pasukan keamanan Otoritas Palestina. Tak hanya itu, sebanyak 12 warga negara Inggris, yang sebagian di antaranya merupakan anggota parlemen, akan dilarang memasuki Israel.

Israel Kritik Keras Kebijakan Inggris

Baca: Iran Serang Kapal Nirawak AS di Selat Hormuz, Konflik Kian Memanas

Gideon Saar mengecam keras pernyataan dan kebijakan pemerintah Inggris. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband menuduh pemukim Israel melakukan pembersihan etnis terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

"Tuduhan yang disampaikan hari ini oleh menteri luar negeri di Parlemen Inggris adalah kebohongan yang keterlaluan," ujar Menteri Luar Negeri Gideon Saar.

Saar juga menilai keputusan Inggris tidak dapat dibenarkan karena dianggap mencampuri urusan internal Israel, terlebih menjelang pemilihan umum yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober.

Baca: Pesawat Kargo Amazon Tergelincir di Bandara Miami, Tabrak Kendaraan hingga Terbakar

"Langkah Inggris ini secara moral keliru dan merupakan campur tangan terang-terangan dalam urusan negara berdaulat serta proses pemilihannya," katanya.

Menurut Saar, penutupan konsulat Inggris tersebut berkaitan langsung dengan posisi Israel mengenai Yerusalem. Pemerintah Israel menganggap Yerusalem sebagai ibu kota yang berada di bawah kedaulatannya.

Baca: Inggris Murka, Anak Netanyahu Ikut Campur Sengketa Falkland dengan Argentina

"Yerusalem yang bersatu adalah ibu kota Israel dan berada di bawah kedaulatan penuhnya," tegas Saar.

Ia menambahkan:

"Setiap aktivitas asing di wilayah tersebut harus dilakukan melalui saluran yang diterima dan disepakati, serta tanpa melanggar kedaulatan Israel."

Baca: Iran Ancam Balas Serangan AS di Pesta Pernikahan, 4 Orang Tewas

Inggris dan Sejumlah Negara Jatuhkan Sanksi

Ketegangan terbaru ini bermula setelah Inggris, Kanada, Prancis dan sejumlah negara lainnya mengumumkan langkah pembatasan perdagangan terhadap barang yang berasal dari permukiman Israel di Tepi Barat.

Baca: Pengadilan Filipina Terbitkan Surat Perintah Tangkap Sara Duterte, Kasus Ancam Presiden Jadi Sorotan

Kebijakan tersebut diambil di tengah meningkatnya sorotan internasional terhadap kekerasan yang dilakukan pemukim Israel terhadap warga Palestina serta ekspansi permukiman di wilayah yang diduduki.

Inggris menilai kebijakan tersebut diperlukan untuk mempertahankan prospek solusi dua negara dan menekan perluasan permukiman Israel di Tepi Barat. Sejumlah negara lainnya turut mendukung langkah tersebut.

Sebaliknya, Israel menilai kebijakan negara-negara tersebut sebagai bentuk tekanan politik dan campur tangan terhadap urusan dalam negeri.

Baca: JD Vance Soroti Rekam Jejak Perang AS: Hampir Tak Pernah Menang Selama 42 Tahun

Konsulat Inggris Berada di Yerusalem Timur

Konsulat Inggris yang menjadi sasaran keputusan Israel berada di Yerusalem Timur dan selama ini memiliki peran penting dalam menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan Palestina, termasuk wilayah Tepi Barat, Gaza dan Yerusalem.

Baca: Volkswagen Siapkan PHK 100.000 Karyawan, Tarif Trump dan China Jadi Tekanan

Kedutaan Besar Inggris untuk Israel sendiri berada di Tel Aviv.

Status Yerusalem Timur menjadi salah satu persoalan paling sensitif dalam konflik Israel-Palestina. Israel menguasai wilayah tersebut setelah Perang Enam Hari pada 1967 dan kemudian menyatakan seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya.

Namun, sebagian besar negara di dunia, termasuk Inggris, tidak mengakui kedaulatan Israel atas Yerusalem Timur.

Baca: Serangan AS di Iran Tewaskan Sedikitnya 19 Orang, Korban Luka Capai 142

Israel Siapkan Pembatasan terhadap Warga Inggris

Selain penutupan konsulat, Kementerian Luar Negeri Israel juga menyusun daftar 12 warga Inggris yang akan dilarang memasuki wilayah Israel.

Baca: Asap Karhutla Kalimantan Tembus Filipina, Pakar Ungkap Peran Angin dan El Nino

Di antara nama yang disebut adalah mantan pemimpin Partai Buruh Inggris Jeremy Corbyn, anggota parlemen Zarah Sultana serta Diane Abbott.

Rangkaian tindakan tersebut menunjukkan bahwa perselisihan Israel dan Inggris kini tidak hanya menyentuh persoalan perdagangan, tetapi mulai merambah hubungan diplomatik, kerja sama keamanan dan akses masuk bagi pejabat maupun warga negara kedua negara.

Ketegangan ini berpotensi semakin memengaruhi hubungan bilateral Israel-Inggris, terutama ketika tekanan internasional terhadap kebijakan permukiman Israel di Tepi Barat terus meningkat. (SM)



Terkait
Dan Driscoll Mundur dari Sekretaris Angkatan Darat AS di Tengah Konflik dengan Hegseth
Dan Driscoll Mundur dari Sekretaris Angkatan Darat AS di Tengah Konflik dengan Hegseth
Venezuela-AS Sepakati Kerja Sama Energi 25 Tahun, Targe
Kim Jong Un Rombak Militer Korut, Kim Song-gi Jadi Ment
Wapres Tanzania Mundur Usai Bersitegang dengan Presiden
Lainnya
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Bukan untuk Meng
Usai Diresmikan PM Modi, Kereta Cepat Pertama Buatan In
Masyarakat 5.0, Inovasi Jepang Hadapi Masalah Sosial da
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan