Teluk Persia Memanas, Iran Peringatkan Keras Pergerakan Militer Korea Selatan
KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Ketegangan di kawasan Teluk Persia kembali meningkat setelah Iran memberikan peringatan keras kepada Korea Selatan terkait rencana pengerahan kekuatan militernya di kawasan strategis tersebut. Senin (07/09/2026).
Iran secara tegas meminta Korea Selatan tidak mengerahkan maupun menghadirkan kekuatan militernya ke wilayah Teluk Persia dan Selat Hormuz. Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya sensitivitas keamanan di jalur perairan yang menjadi salah satu rute perdagangan energi terpenting dunia.
Kehadiran unsur militer Korea Selatan di kawasan tersebut menjadi perhatian Tehran. Iran menilai setiap tambahan kekuatan militer asing di sekitar Teluk Persia dan Selat Hormuz berpotensi meningkatkan ketegangan serta memunculkan risiko baru.
Baca: Iran Serang Kapal Nirawak AS di Selat Hormuz, Konflik Kian Memanas
Selat Hormuz sendiri memiliki posisi strategis karena menjadi jalur penting bagi lalu lintas kapal dan distribusi energi global. Setiap eskalasi keamanan di kawasan tersebut berpotensi berdampak terhadap aktivitas pelayaran dan pasar energi internasional.
Peringatan Iran kepada Seoul menunjukkan bahwa pergerakan militer negara-negara asing di kawasan Teluk kini mendapat pengawasan ketat. Tehran juga menegaskan sensitivitasnya terhadap kehadiran kekuatan militer tambahan di sekitar wilayah yang dianggap memiliki kepentingan strategis bagi Iran.
Baca: Netanyahu Klaim Rezim Mojtaba Khamenei di Iran di Ambang Kehancuran
Situasi ini menambah daftar persoalan keamanan yang tengah berkembang di Timur Tengah. Pergerakan militer Korea Selatan dan respons keras Iran berpotensi menjadi perhatian negara-negara lain yang memiliki kepentingan keamanan maupun ekonomi di kawasan Teluk.
Hingga kini, perhatian tertuju pada langkah selanjutnya Korea Selatan setelah mendapat peringatan dari Iran. Perkembangan sikap Seoul dapat menentukan apakah ketegangan tersebut mereda atau justru semakin meningkat di sekitar Teluk Persia dan Selat Hormuz. (SM)
