Teluk Persia Memanas, Iran Peringatkan Keras Pergerakan Militer Korea Selatan

Kanama
Senin, 7 September 2026 16:26:06

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Ketegangan di kawasan Teluk Persia kembali meningkat setelah Iran memberikan peringatan keras kepada Korea Selatan terkait rencana pengerahan kekuatan militernya di kawasan strategis tersebut. Senin (07/09/2026).

Iran secara tegas meminta Korea Selatan tidak mengerahkan maupun menghadirkan kekuatan militernya ke wilayah Teluk Persia dan Selat Hormuz. Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya sensitivitas keamanan di jalur perairan yang menjadi salah satu rute perdagangan energi terpenting dunia.

Kehadiran unsur militer Korea Selatan di kawasan tersebut menjadi perhatian Tehran. Iran menilai setiap tambahan kekuatan militer asing di sekitar Teluk Persia dan Selat Hormuz berpotensi meningkatkan ketegangan serta memunculkan risiko baru.

Baca: Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mundur Setelah Berbulan-bulan Diguncang Demonstrasi

Selat Hormuz sendiri memiliki posisi strategis karena menjadi jalur penting bagi lalu lintas kapal dan distribusi energi global. Setiap eskalasi keamanan di kawasan tersebut berpotensi berdampak terhadap aktivitas pelayaran dan pasar energi internasional.

Peringatan Iran kepada Seoul menunjukkan bahwa pergerakan militer negara-negara asing di kawasan Teluk kini mendapat pengawasan ketat. Tehran juga menegaskan sensitivitasnya terhadap kehadiran kekuatan militer tambahan di sekitar wilayah yang dianggap memiliki kepentingan strategis bagi Iran.

Baca: Prabowo Tiba di New Delhi, KTT BRICS Jadi Panggung Strategis Indonesia

Situasi ini menambah daftar persoalan keamanan yang tengah berkembang di Timur Tengah. Pergerakan militer Korea Selatan dan respons keras Iran berpotensi menjadi perhatian negara-negara lain yang memiliki kepentingan keamanan maupun ekonomi di kawasan Teluk.

Hingga kini, perhatian tertuju pada langkah selanjutnya Korea Selatan setelah mendapat peringatan dari Iran. Perkembangan sikap Seoul dapat menentukan apakah ketegangan tersebut mereda atau justru semakin meningkat di sekitar Teluk Persia dan Selat Hormuz. (SM)



Terkait
Trump Kembali Berulah, Nama New Mexico Diusulkan Jadi New America
Trump Kembali Berulah, Nama New Mexico Diusulkan Jadi New America
IRGC Klaim Gempur Markas Komandan AS di Kuwait, Hanggar
AS Pertimbangkan Ubah Sikap soal Falkland, Inggris Jadi
PM Nepal Balendra Shah Tolak Tim SAR Asing, Sosok Eks R
Lainnya
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Pertemuan Sosek Malindo Dimulai, Ini Agenda Penting Aka
GKSB DPR Kutuk Serangan Israel ke Masjid Al Aqsa, Minta
Tidak Bisa Bahasa Mandarin, Taiwan Tolak Visa 20 Mahasi
Nasional
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Hukum
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip