Konsumsi Miras Oplosan, 72 Orang Tewas di India

Alwira Fanzary
Minggu, 10 Februari 2019 08:20:26
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Sebanyak 72 jiwa meninggal dunia dan beberapa lainnya dirawat di rumah sakit karena mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan ilegal mengandung methanol di beberapa desa di India utara.

Setidaknya 64 kematian dilaporkan pada Sabtu (9/2) dari Saharanpur dan Haridwar yang bersebelahan dengan distrik Uttar Pradesh dan negara bagian Uttarakhand setelah mengkonsumsi miras beracun.

"Kemudian delapan kematian lainnya dilaporkan dalam tragedi yang serupa di Distrik Kushinagar yang juga di Uttar Pradesh," kata pejabat regional BD Gupta kepada kantor berita DPA seperti dikutip dari laman Aljazeera, Ahad (10/2).

Mayoritas kematian dilaporkan dari Desa Balpur di Uttarakhand. Pihak berwenang melakukan tindakan tegas dan menghukum polisi dan pejabat.

Baca: Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan

Pejabat tinggi administrasi, Alok Pandey, mengatakan di Distrik Saharanpur, jumlah korban tewas meningkat dari 16 menjadi 36 jiwa.

Kemudian jumlah korban tewas di Distrik Haridwar yang letaknya berdekatan wilayah itu yaitu dari 12 jiwa meningkat menjadi 28 jiwa pada Jumat.

"Sebanyak 22 orang dirawar di rumah sakit di Saharanpur tetapi dalam kondisi stabil," kata Pandey.

Sebelumnya penduduk setempat telah mengkonsumsi miras tercemar yang diduga dicampur dengan metanol pada Kamis.

Baca: Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel Ikut Bertemu

Polisi Saharanpur mencurigai alkohol berasal dari sumber yang sama. Aparat kemudian menangkap 30 orang dan banyak dari mereka minum miras.

Polisi menyita ratusan liter miras dalam penggerebekan. Otoritas bersumpah untuk melakukan tindakan tegas terhadap terdakwa dan menuntut hukuman mati bagi mereka yang terlibat dalam perdagangan gelap begitu kasus tersebut sampai ke pengadilan.

Kemusian pada Sabtu (9/2), pihak berwenang di kedua negara mengumumkan kompensasi sebesar 200 ribu rupee untuk setiap kerabat korban tewas. Rpo/Kso

Baca: Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 392 Orang, Lebih dari 1.400 Masih Hilang



Terkait
HNW Desak Tekanan Internasional Diperkuat Usai Israel Tolak Proposal Damai BoP
HNW Desak Tekanan Internasional Diperkuat Usai Israel Tolak Proposal Damai BoP
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Lainnya
Ribuan Orang Turun ke Jalan, Kepung TV Pemerintah
Ribuan Orang Turun ke Jalan, Kepung TV Pemerintah
Berakhirnya Perang Paten Huawei dan Samsung di Meja Hij
Remaja Ini Duduga Bunuh Diri Karena Tidak Dibelikan Pon
Meningkatnya Islamophobia di Jerman
Nasional
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Berangkat Akibat Penutupan Bandara Riyadh
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Berangkat Akibat Penutupan Bandara Riyadh
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai
Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koor
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D