Pagi Ini Papua Nugini Diguncang Gempa 7,2 Skala Richter

Alwira Fanzary
Selasa, 7 Mei 2019 09:45:56
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Gempa berkekuatan 7,2 skala richter mengguncang negara kepulauan Pasifik, Papua Nugini pada Selasa pagi (7/5) waktu setempat.


Gempa menyebabkan terputusnya aliran listrik dan merobohkan barang-barang dari rak meskipun tidak ada laporan segera soal kerusakan serius.

Gempa itu melanda sekitar pukul 07.20 pagi waktu setempat dan terjadi di 33 kilometer tenggara Bulolo, di sisi timur negara itu, pada kedalaman 127 km. Gempa terasa hingga di ibukota Port Moresby sekitar 250 km jauhnya.


Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengatakan tidak ada ancaman tsunami karena gempa itu begitu dalam.

"Kami belum melaporkan kerusakan serius," kata komandan kantor polisi Bulolo, Inspektur Leo Kaikas mengatakan kepada kantor berita AFP.

Baca: Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan

"Kami masih menilai situasinya," tambahnya. Staf di hotel Pine Lodge Bulolo mengatakan ada kerusakan sangat kecil dari benda yang jatuh dari meja, tetapi tidak ada kerusakan yang lebih serius.

Penduduk di Lae, yang berjarak lebih dari 100 km jauhnya, mengatakan gempa bumi merobohkan rak-rak dan meja kerja dan memutus aliran listrik di beberapa daerah. "Saya baru saja bangun," kata penduduk Lae, Christopher Lam.

"Gempa itu berlangsung lebih dari 30 detik. Kami memiliki barang-barang rumah tangga terlempar dari rak mereka dan listrik terputus," tambahnya.

Diperkirakan ada sekitar 110.000 orang yang tinggal dalam jarak 50 km dari pusat gempa. Kso

Terkait
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel Ikut Bertemu
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel Ikut Bertemu
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 392 Orang, Lebih da
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Lainnya
Protes Presiden, Petani Nikaragua Divonis 216 Tahun Penjara
Protes Presiden, Petani Nikaragua Divonis 216 Tahun Penjara
Darurat Pelecehan Seks Anak, Uskup dari Seluruh Dunia B
Militer Myanmar Dilaporkan Tembaki Desa-Desa di Rakhine
PBNU Protes Twit Dubes Arab Saudi yang Sebut Organisasi
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I