Trump Klaim Kendali Minyak Venezuela, Rodriguez Tegaskan Sumber Daya Tetap Berdaulat

Kanama
Minggu, 30 Agustus 2026 21:02:31

KANALSUMATERA.com - Jakarta — Persoalan pengelolaan cadangan minyak Venezuela kembali menjadi sorotan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana Washington mengambil kendali atas sebagian cadangan minyak negara tersebut.

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, menegaskan bahwa kerja sama dengan AS tidak berarti Caracas kehilangan hak atas sumber daya alamnya.

Dilansir Al-Jazeera, Minggu (30/8/2026), Rodriguez menyebut kesepakatan dengan Washington sebagai kesepakatan "bersejarah". Dalam skema tersebut, sekitar 65 miliar barel minyak Venezuela akan dikelola dalam kerja sama yang berlangsung selama 25 tahun.

Baca: AS Pertimbangkan Ubah Sikap soal Falkland, Inggris Jadi Sorotan Trump

Menurut Rodriguez, kerja sama itu dirancang untuk membantu Venezuela memulihkan industri minyak yang mengalami tekanan berat akibat berbagai sanksi. Meski membuka akses bagi investasi dan teknologi asing, Venezuela disebut tetap mempertahankan "kepemilikan dan kedaulatan" atas sumber daya minyaknya.

Program tersebut mencakup pengembangan 17 ladang minyak strategis. Produksi awal ditargetkan mencapai sekitar 1,5 juta barel per hari.

Baca: Kim Jong Un Rombak Militer Korut, Kim Song-gi Jadi Menteri Pertahanan Baru

Selain itu, pemerintah Venezuela juga menyiapkan pengembangan delapan blok minyak baru sebagai bagian dari rencana memperluas kembali sektor energi nasional.

Venezuela Tetap Dapat Bagian Pendapatan Minyak

Rodriguez menjelaskan bahwa berdasarkan skema kerja sama tersebut, Venezuela akan menerima US$19 dari setiap barel minyak yang diproduksi dan kemudian dijual ke AS.

Baca: Mojtaba Khamenei Perintahkan Iran Kurangi Ketergantungan Dolar di Tengah Sanksi AS

Nilai penerimaan tersebut diperkirakan dapat mencapai sekitar US$209 miliar per tahun, meski jumlah akhirnya tetap bergantung pada perkembangan harga minyak dunia.

Rodriguez juga menegaskan Venezuela tidak menyerahkan kepemilikan sumber daya alamnya kepada pihak asing.

Baca: Wapres Tanzania Mundur Usai Bersitegang dengan Presiden, Jadi yang Pertama dalam Sejarah

Venezuela akan tetap memiliki sumber daya alamnya "sambil memanfaatkan modal, teknologi, dan keahlian operasional untuk mendukung pemulihan industri strategis yang telah sangat terpengaruh oleh sanksi," katanya.

Trump Umumkan Pengambilalihan Kendali

Sebelumnya, Trump pada Jumat (28/8) mengumumkan rencana AS untuk mengambil kendali atas sebagian besar cadangan minyak Venezuela.

Baca: PM Nepal Balendra Shah Tolak Tim SAR Asing, Sosok Eks Rapper Jadi Sorotan

Rencana tersebut membuka peluang bagi perusahaan asing, termasuk perusahaan dari AS, untuk terlibat dalam pemulihan infrastruktur energi Venezuela yang telah mengalami kerusakan dan penurunan kapasitas.

Pejabat Venezuela disebut tengah mempersiapkan perjanjian yang akan memberikan hak eksplorasi serta produksi minyak baru kepada sejumlah perusahaan. Salah satu perusahaan yang disebut berpotensi terlibat adalah Chevron.

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari perubahan besar dalam hubungan Washington dan Caracas. Venezuela sebelumnya berada dalam tekanan AS untuk mengikuti tuntutan Washington.

Dengan skema baru ini, pemerintah Venezuela berharap investasi, teknologi, dan kemampuan operasional dari perusahaan asing dapat membantu menghidupkan kembali industri minyak nasional tanpa menghapus klaim Caracas atas kepemilikan sumber daya alamnya. (SM)

Lainnya
Ketua BPW PKS Sumbagut Ikuti International Leadership Training di Turki
Ketua BPW PKS Sumbagut Ikuti International Leadership Training di Turki
Shinzo Abe Nominasikan Trump untuk Terima Nobel Perdama
Bendungan Jebol, 200 Orang Hilang di Brazil
Siasat Kurangi Keramaian, Tokyo Metro Tawarkan Makanan
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung