Inggris Murka, Anak Netanyahu Ikut Campur Sengketa Falkland dengan Argentina

Kanama
Jumat, 4 September 2026 20:45:06

KANALSUMATERA.com - LONDON – Inggris dibuat geram oleh komentar Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, terkait sengketa Kepulauan Falkland atau Malvinas yang melibatkan Inggris dan Argentina. Jumat (04/09/2026).

Pernyataan Yair menjadi sorotan karena menyentuh isu kedaulatan yang sangat sensitif bagi London. Kepulauan Falkland hingga kini berada di bawah kendali Inggris, tetapi Argentina masih mempertahankan klaim atas wilayah tersebut.

Komentar putra Netanyahu itu kemudian mendapat respons keras dari Inggris. London menilai persoalan Falkland merupakan isu kedaulatan yang memiliki sejarah panjang dan tidak dapat dipandang secara sederhana.

Baca: Serangan Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang, KBRI Pastikan Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban

Putra Netanyahu Singgung Sengketa Falkland

Yair Netanyahu dikenal aktif menyampaikan pandangan politik melalui media sosial. Kali ini, komentarnya mengenai Kepulauan Falkland memicu reaksi karena menyentuh perseteruan lama antara Inggris dan Argentina.

Baca: Dana Pendidikan Prancis Melimpah, Kekurangan Guru Picu Gelombang Protes

Sengketa Falkland bukan persoalan baru. Argentina menyebut kepulauan tersebut sebagai Malvinas dan terus menegaskan klaim kedaulatannya. Sementara itu, Inggris mempertahankan kendali atas kepulauan yang berada di Atlantik Selatan tersebut.

Perselisihan kedua negara bahkan pernah berubah menjadi konflik bersenjata pada 1982. Perang Falkland berlangsung selama sekitar 10 pekan setelah Argentina menguasai kepulauan itu sebelum akhirnya pasukan Inggris merebutnya kembali.

Inggris Tegaskan Posisi atas Falkland

Baca: Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mundur Setelah Berbulan-bulan Diguncang Demonstrasi

Bagi Inggris, status Kepulauan Falkland berkaitan langsung dengan kedaulatan dan hak menentukan nasib sendiri penduduk di wilayah tersebut.

Karena itu, komentar dari Yair Netanyahu memunculkan perhatian besar. Pernyataan tersebut dianggap memasuki wilayah isu geopolitik yang selama puluhan tahun menjadi sumber ketegangan antara London dan Buenos Aires.

Baca: Profesor Biao Xiang Jadi Idola Gen Z China, Bahas Kecemasan Anak Muda

Di sisi lain, Argentina tidak pernah mencabut klaimnya atas Kepulauan Falkland. Pemerintah Argentina secara konsisten menggunakan nama Malvinas dan menyerukan penyelesaian sengketa melalui jalur diplomatik.

Sengketa Lama Kembali Jadi Sorotan

Pernyataan Yair Netanyahu pada akhirnya kembali membawa isu Falkland ke perhatian publik internasional.

Baca: Selat Hormuz Memanas, Negara Arab Siapkan Kesepakatan Jalur Pelayaran Bersama

Sengketa Inggris-Argentina tersebut menunjukkan bagaimana persoalan wilayah dan kedaulatan masih memiliki sensitivitas tinggi dalam hubungan internasional. Komentar tokoh asing sekalipun dapat memicu reaksi ketika menyentuh kepentingan nasional kedua negara.

Perseteruan mengenai Falkland pun diperkirakan tetap menjadi salah satu isu geopolitik yang sulit diselesaikan dalam waktu singkat, terutama karena Inggris dan Argentina masih memiliki posisi yang bertolak belakang mengenai status kepulauan tersebut. (SM)



Terkait
Malaysia Tetapkan Darurat Asap, Kemlu RI Tegaskan Penanganan Karhutla Terus Dikebut
Malaysia Tetapkan Darurat Asap, Kemlu RI Tegaskan Penanganan Karhutla Terus Dikebut
JD Vance Soroti Rekam Jejak Perang AS: Hampir Tak Perna
Volkswagen Siapkan PHK 100.000 Karyawan, Tarif Trump da
AS Serang Dua Kapal Tanker Iran, Kebijakan “Tanker fo
Lainnya
Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Turki
Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Turki
Keluarga Terkaya Ini Sumbang Rp 150 Miliar untuk Minta
Pesawat Malaysia Airlines Mendarat Darurat di Bandara S
Jika Kekerasan Suku Uighur Berkaitan dengan Islam, PBNU
Hukum
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat