Dan Driscoll Mundur dari Sekretaris Angkatan Darat AS di Tengah Konflik dengan Hegseth
KANALSUMATERA.com - WASHINGTON – Sekretaris Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) Dan Driscoll mengajukan pengunduran diri dari jabatannya kepada Presiden Donald Trump setelah berbulan-bulan menghadapi ketegangan dengan Menteri Perang Pete Hegseth. Selasa (01/09/2026).
Pengunduran diri Driscoll dikonfirmasi Gedung Putih pada Senin waktu setempat. Kepergiannya menambah daftar pejabat senior Departemen Perang AS yang meninggalkan posisi di tengah perubahan besar dalam struktur kepemimpinan militer pemerintahan Trump.
Driscoll sebelumnya menjadi pejabat sipil tertinggi kedua di lingkungan Angkatan Darat AS setelah Hegseth. Hubungannya dengan sang menteri dilaporkan memburuk akibat perbedaan pandangan mengenai modernisasi Angkatan Darat, kesiapan pasukan, serta pergantian sejumlah pejabat militer senior.
Baca: Venezuela-AS Sepakati Kerja Sama Energi 25 Tahun, Target Produksi Minyak 1,5 Juta Barel
Juru bicara Gedung Putih Anna Kelly memberikan apresiasi terhadap kinerja Driscoll selama memimpin Departemen Angkatan Darat.
“Sekretaris Driscoll telah sangat efektif dalam memajukan agenda Presiden Trump untuk ‘Make America Strong Again’ di Departemen Angkatan Darat dengan memberikan kepemimpinan luar biasa selama operasi militer bersejarah, mengembalikan fokus pada kesiapan dan daya gempur, membantu negosiasi antara Rusia dan Ukraina, dan banyak lagi,” kata Kelly.
Baca: Trump Klaim Kendali Minyak Venezuela, Rodriguez Tegaskan Sumber Daya Tetap Berdaulat
“Angkatan Darat Amerika Serikat kini lebih kuat dari sebelumnya berkat kerja kerasnya bersama Panglima Tertinggi dan Menteri Perang,” imbuh Kelly.
Ketegangan di Pentagon
Keputusan Driscoll mundur terjadi setelah Departemen Perang AS mengalami sejumlah perubahan besar dalam jajaran kepemimpinan. Salah satunya adalah pencopotan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George pada April 2026.
Baca: AS Pertimbangkan Ubah Sikap soal Falkland, Inggris Jadi Sorotan Trump
Pada Juni, Komandan Pasukan Angkatan Darat AS di Eropa dan Afrika Jenderal Christopher Donahue juga meninggalkan jabatannya secara tidak terduga. Pergantian tersebut semakin memperbesar ketegangan di tubuh Angkatan Darat.
Driscoll dikenal sebagai salah satu sekutu George. Ia bahkan mengungkapkan kedekatannya dengan keluarga George setelah sang jenderal meninggalkan jabatan.
Baca: Kim Jong Un Rombak Militer Korut, Kim Song-gi Jadi Menteri Pertahanan Baru
“Dan kami semua memeluknya," katanya.
Namun, Driscoll juga mengakui adanya kewenangan pemerintah sipil dalam menentukan kepemimpinan militer.
“Meski demikian, kepemimpinan sipil dan desain sistem kami memang memberikan kewenangan kepada mereka untuk memilih pemimpin yang mereka inginkan,” imbuh Driscoll.
Baca: Mojtaba Khamenei Perintahkan Iran Kurangi Ketergantungan Dolar di Tengah Sanksi AS
Dorong Modernisasi Militer AS
Driscoll merupakan veteran Perang Irak, mantan investor teknologi, serta pernah menjadi penasihat Wakil Presiden AS JD Vance. Kedekatannya dengan Vance membuat namanya cukup berpengaruh dalam lingkaran pemerintahan Trump.
Baca: Wapres Tanzania Mundur Usai Bersitegang dengan Presiden, Jadi yang Pertama dalam Sejarah
Saat menjabat sebagai Sekretaris Angkatan Darat, Driscoll juga mendapat tugas yang tidak biasa, yakni terlibat dalam upaya diplomatik untuk membantu proses negosiasi mengakhiri perang Rusia-Ukraina.
Di bidang pertahanan, ia mendorong perubahan dalam proses pengadaan persenjataan agar Angkatan Darat AS dapat memperoleh teknologi dengan lebih cepat dan efisien.
Salah satu fokusnya adalah pengembangan drone serta teknologi untuk menghadapi ancaman drone. Ia juga mendorong pengurangan hambatan birokrasi yang dinilai memperlambat inovasi industri pertahanan.
Baca: PM Nepal Balendra Shah Tolak Tim SAR Asing, Sosok Eks Rapper Jadi Sorotan
Senat AS mengonfirmasi Driscoll sebagai Sekretaris Angkatan Darat pada Februari 2025 dengan perolehan suara 66-28. Dalam proses tersebut, perhatian utama diarahkan pada modernisasi sistem persenjataan, peningkatan perekrutan personel, serta penguatan industri pertahanan AS.
Pengunduran diri Driscoll kini menjadi salah satu perubahan kepemimpinan paling menonjol di Pentagon di bawah pemerintahan Trump. Laporan Reuters menyebut kepergiannya berkaitan dengan meningkatnya ketegangan mengenai arah reformasi dan modernisasi Angkatan Darat, meski Gedung Putih lebih menekankan capaian Driscoll selama menjabat. (SM)
