Netanyahu Klaim Rezim Mojtaba Khamenei di Iran di Ambang Kehancuran

Kanama
Jumat, 4 September 2026 08:46:20

KANALSUMATERA.com - Jakarta – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan keyakinannya bahwa pemerintahan Iran di bawah Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei berada dalam kondisi semakin tertekan dan berpotensi segera runtuh. Jumat (04/09/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu ketika ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran masih berlangsung. Menurutnya, serangkaian serangan terbaru terhadap Iran telah membuat kekuatan rezim di Teheran melemah dibandingkan sebelumnya.

Netanyahu bahkan menilai pemerintahan Iran kini harus menghadapi tekanan serius untuk mempertahankan keberlangsungan kekuasaannya.

Baca: Volkswagen Siapkan PHK 100.000 Karyawan, Tarif Trump dan China Jadi Tekanan

“Rezim ini saat ini berada di ambang kehancuran. Mereka lebih lemah dari sebelumnya. Mereka sedang berjuang untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya,” kata Netanyahu dalam sebuah acara bersama para petinggi militer Israel, Kamis (03/09/2026).

Netanyahu Soroti Kondisi Iran

Baca: JD Vance Tegaskan Konflik AS-Iran Bukan Perang, Negosiasi Masih Buntu

Keyakinan Netanyahu mengenai kemungkinan runtuhnya pemerintahan Iran muncul setelah konflik antara kedua negara memasuki fase yang semakin intens.

Israel menilai tekanan militer dan berbagai gangguan terhadap kemampuan Iran dapat memperlemah struktur kekuasaan di Teheran. Pemerintah Iran sendiri masih berada di bawah kepemimpinan Mojtaba Khamenei, yang mengambil posisi sebagai Pemimpin Tertinggi setelah Ali Khamenei.

Situasi tersebut membuat masa depan pemerintahan Iran menjadi salah satu perhatian utama dalam perkembangan konflik Timur Tengah.

Baca: Prabowo di Depan Putin Tegaskan Indonesia Tetap Non-Blok dan Hormati Semua Kekuatan

Tekanan terhadap Pemerintahan Mojtaba Khamenei

Klaim Netanyahu juga tidak terlepas dari upaya Israel dan Amerika Serikat menekan Iran melalui operasi militer serta kebijakan yang bertujuan mengurangi kemampuan strategis Teheran.

Baca: AS Serang Dua Kapal Tanker Iran, Kebijakan “Tanker for Tanker” Trump Mulai Diterapkan

Namun, pernyataan bahwa rezim Iran akan segera tumbang tetap merupakan penilaian dari pihak Israel. Kondisi politik dan militer di Iran masih terus berkembang sehingga belum dapat dipastikan apakah tekanan tersebut benar-benar akan berujung pada perubahan pemerintahan.

Di sisi lain, kepemimpinan Mojtaba Khamenei menghadapi tantangan untuk mempertahankan stabilitas internal sekaligus merespons tekanan eksternal.

Perkembangan konflik selanjutnya akan menjadi penentu apakah tekanan yang disebut Netanyahu benar-benar mampu mengguncang fondasi pemerintahan Iran atau justru mendorong Teheran memperkuat perlawanan. (SM)



Terkait
Venezuela-AS Sepakati Kerja Sama Energi 25 Tahun, Target Produksi Minyak 1,5 Juta Barel
Venezuela-AS Sepakati Kerja Sama Energi 25 Tahun, Target Produksi Minyak 1,5 Juta Barel
AS Pertimbangkan Ubah Sikap soal Falkland, Inggris Jadi
Kim Jong Un Rombak Militer Korut, Kim Song-gi Jadi Ment
Mojtaba Khamenei Perintahkan Iran Kurangi Ketergantunga
Lainnya
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Karyawan Korupsi, Perusahaan Ini Rugi Rp 2 Triliun
Balita Jatuh di Sumur 107 Meter
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Nasional
Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Rusia Dorong Penguatan Kemitraan Strategis
Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Rusia Dorong Penguatan Kemitraan Strategis
Habiburokhman Tegaskan RUU Perampasan Aset Tak Cuma Bid
Prabowo ke Rusia, Putin Beri Kehormatan Khusus di Easte
Kriminal
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gardu LRT Pancoran
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gardu LRT Pancoran
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta