Netanyahu Klaim Rezim Mojtaba Khamenei di Iran di Ambang Kehancuran

Kanama
Jumat, 4 September 2026 08:46:20

KANALSUMATERA.com - Jakarta – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan keyakinannya bahwa pemerintahan Iran di bawah Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei berada dalam kondisi semakin tertekan dan berpotensi segera runtuh. Jumat (04/09/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu ketika ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran masih berlangsung. Menurutnya, serangkaian serangan terbaru terhadap Iran telah membuat kekuatan rezim di Teheran melemah dibandingkan sebelumnya.

Netanyahu bahkan menilai pemerintahan Iran kini harus menghadapi tekanan serius untuk mempertahankan keberlangsungan kekuasaannya.

Baca: Serangan Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang, KBRI Pastikan Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban

“Rezim ini saat ini berada di ambang kehancuran. Mereka lebih lemah dari sebelumnya. Mereka sedang berjuang untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya,” kata Netanyahu dalam sebuah acara bersama para petinggi militer Israel, Kamis (03/09/2026).

Netanyahu Soroti Kondisi Iran

Baca: Demo Pelajar di Prancis Makin Memanas, 488 Orang Ditangkap dan 43 Aparat Terluka

Keyakinan Netanyahu mengenai kemungkinan runtuhnya pemerintahan Iran muncul setelah konflik antara kedua negara memasuki fase yang semakin intens.

Israel menilai tekanan militer dan berbagai gangguan terhadap kemampuan Iran dapat memperlemah struktur kekuasaan di Teheran. Pemerintah Iran sendiri masih berada di bawah kepemimpinan Mojtaba Khamenei, yang mengambil posisi sebagai Pemimpin Tertinggi setelah Ali Khamenei.

Situasi tersebut membuat masa depan pemerintahan Iran menjadi salah satu perhatian utama dalam perkembangan konflik Timur Tengah.

Baca: Prabowo Tiba di New Delhi, KTT BRICS Jadi Panggung Strategis Indonesia

Tekanan terhadap Pemerintahan Mojtaba Khamenei

Klaim Netanyahu juga tidak terlepas dari upaya Israel dan Amerika Serikat menekan Iran melalui operasi militer serta kebijakan yang bertujuan mengurangi kemampuan strategis Teheran.

Baca: Israel Tutup Konsulat Inggris di Yerusalem, Balasan atas Sanksi Permukiman Tepi Barat

Namun, pernyataan bahwa rezim Iran akan segera tumbang tetap merupakan penilaian dari pihak Israel. Kondisi politik dan militer di Iran masih terus berkembang sehingga belum dapat dipastikan apakah tekanan tersebut benar-benar akan berujung pada perubahan pemerintahan.

Di sisi lain, kepemimpinan Mojtaba Khamenei menghadapi tantangan untuk mempertahankan stabilitas internal sekaligus merespons tekanan eksternal.

Perkembangan konflik selanjutnya akan menjadi penentu apakah tekanan yang disebut Netanyahu benar-benar mampu mengguncang fondasi pemerintahan Iran atau justru mendorong Teheran memperkuat perlawanan. (SM)



Terkait
Malaysia Tetapkan Darurat Asap, Kemlu RI Tegaskan Penanganan Karhutla Terus Dikebut
Malaysia Tetapkan Darurat Asap, Kemlu RI Tegaskan Penanganan Karhutla Terus Dikebut
Pengadilan Filipina Terbitkan Surat Perintah Tangkap Sa
Venezuela-AS Sepakati Kerja Sama Energi 25 Tahun, Targe
Kim Jong Un Rombak Militer Korut, Kim Song-gi Jadi Ment
Lainnya
Korban Jiwa Gempa Turki Bertambah 20 Ribu Orang
Korban Jiwa Gempa Turki Bertambah 20 Ribu Orang
Tan Sri Muhyiddin Yassin, Pria Keturunan Jawa-Bugis Dit
Tujuh Partai Oposisi Thailand Tuntut Pemerintahan Milit
Koalisi Rohingya Merdeka Serukan Dunia Tekan Myanmar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hukum
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip