Diisukan Meninggal akibat Pendarahan Otak, Kim Jong-un Muncul di Pameran Fashion
KANALSUMATERA.com - PYONGYANG – Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kembali menjadi sorotan dunia setelah muncul dalam foto kunjungan ke sebuah pameran pakaian dan alas kaki di Pyongyang. Kemunculan tersebut terjadi di tengah beredarnya rumor di media sosial yang menyebut dirinya meninggal dunia akibat pendarahan otak.
Foto-foto Kim Jong-un dipublikasikan media pemerintah Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), pada Selasa (20/10/2026). Dalam laporan tersebut, Kim disebut mengunjungi pameran pada Senin (19/10/2026).
Baca: Pernyataan Jubir Baru Donald Trump soal Toilet China Picu Kontroversi, Ini Duduk Perkaranya
Dilansir dari pemberitaan internasional yang dikutip detikNews, Kim terlihat meninjau sejumlah produk pakaian dan sepatu yang dipamerkan. Ia juga didampingi istri, Ri Sol-ju, serta putrinya, Kim Ju-ae.
Publikasi foto tersebut menarik perhatian karena muncul setelah klaim mengenai kondisi kesehatan Kim Jong-un ramai beredar di dunia maya.
Baca: Trump Kaitkan Demo Pelajar Prancis dengan Migrasi dan Islam
Rumor Kematian Kim Jong-un Beredar di Media Sosial
Sebelumnya, sejumlah unggahan di media sosial menyebarkan dugaan bahwa Kim Jong-un mengalami pendarahan otak parah, jatuh koma, hingga meninggal dunia setelah disebut-sebut mendapat perawatan darurat di Beijing, China.
Baca: Profesor Biao Xiang Jadi Idola Gen Z China, Bahas Kecemasan Anak Muda
Namun, klaim tersebut belum didukung bukti independen yang dapat diverifikasi. Tidak ada dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa pemimpin Korea Utara itu benar-benar meninggal dunia sebagaimana dikabarkan dalam rumor tersebut.
Kemunculan Kim dalam foto yang dirilis KCNA menjadi informasi terbaru mengenai keberadaannya. Meski demikian, foto-foto yang dipublikasikan media pemerintah tidak dapat dianggap sebagai verifikasi independen atas seluruh informasi mengenai kondisi kesehatannya. Waktu pengambilan gambar juga belum dapat dipastikan secara independen.
Baca: Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mulai Pidato di PBB
Kim Tinjau Produk Pakaian dan Alas Kaki
Dalam kunjungan tersebut, Kim Jong-un meninjau hasil produksi industri ringan Korea Utara yang ditampilkan dalam pameran nasional pakaian dan alas kaki.
Baca: Prabowo Tiba di New Delhi, KTT BRICS Jadi Panggung Strategis Indonesia
Menurut laporan KCNA yang dikutip media internasional, Kim menyampaikan penilaian positif terhadap perkembangan produk yang dipamerkan. Ia menyoroti kemajuan industri ringan yang menjadi bagian dari kebijakan pembangunan daerah di negara tersebut.
Pameran itu dilaporkan menampilkan lebih dari 70.700 produk pakaian dari lebih dari 30 jenis, serta lebih dari 170.000 pasang sepatu dari lebih dari 60 jenis.
Baca: Pesawat Kargo Amazon Tergelincir di Bandara Miami, Tabrak Kendaraan hingga Terbakar
Produk-produk tersebut berasal dari berbagai pabrik industri ringan di Korea Utara. Pemerintah negara itu mendorong pengembangan produksi daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat industri domestik.
Kondisi Kim Jong-un Masih Sulit Diverifikasi
Baca: Iran Ancam Balas Serangan AS di Pesta Pernikahan, 4 Orang Tewas
Kabar mengenai kesehatan Kim Jong-un berulang kali menjadi perhatian internasional, terutama ketika ia tidak muncul di hadapan publik selama periode tertentu. Namun, informasi mengenai kondisi pribadi pemimpin Korea Utara itu sulit diverifikasi secara independen karena terbatasnya akses informasi dari negara tersebut.
Situasi ini membuat rumor yang beredar di media sosial perlu disikapi secara hati-hati. Foto terbaru yang dirilis KCNA menunjukkan Kim menghadiri kegiatan publik, tetapi tidak dengan sendirinya menjelaskan secara menyeluruh kondisi kesehatannya.
Baca: JD Vance Soroti Rekam Jejak Perang AS: Hampir Tak Pernah Menang Selama 42 Tahun
Hingga informasi tersebut dipublikasikan, klaim mengenai kematian Kim Jong-un akibat pendarahan otak belum terbukti. Karena itu, kabar tersebut tidak dapat diperlakukan sebagai fakta.
Kemunculan Kim di pameran fashion bersama keluarganya menjadi perkembangan terbaru di tengah spekulasi mengenai keberadaan dan kesehatannya yang ramai diperbincangkan di tingkat internasional. (SM)
