Prabowo Tiba di New Delhi, KTT BRICS Jadi Panggung Strategis Indonesia

Kanama
Sabtu, 12 September 2026 17:13:53

KANALSUMATERA.com - NEW DELHI — Presiden Prabowo Subianto tiba di New Delhi, India, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 yang berlangsung pada 12–13 September 2026. Kehadiran Prabowo menjadi sorotan karena ini merupakan KTT BRICS yang diikuti Indonesia sebagai anggota penuh.

Prabowo tiba di New Delhi pada Jumat (11/09/2026) malam waktu setempat setelah bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Kedatangan Kepala Negara di India menjadi bagian dari agenda diplomasi Indonesia untuk memperkuat posisi di tengah perubahan peta ekonomi dan geopolitik global.

Baca: Malaysia Tetapkan Darurat Asap, Kemlu RI Tegaskan Penanganan Karhutla Terus Dikebut

Dalam KTT BRICS kali ini, para pemimpin negara anggota dan negara mitra dijadwalkan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari tata kelola global, perdagangan, energi, ketahanan pangan, pembiayaan pembangunan hingga kerja sama teknologi dan digitalisasi.

Indonesia sendiri berkepentingan memanfaatkan forum tersebut untuk memperluas kerja sama ekonomi, membuka akses pasar, menarik investasi, serta memperkuat agenda hilirisasi nasional.

Baca: JD Vance Tegaskan Konflik AS-Iran Bukan Perang, Negosiasi Masih Buntu

KTT BRICS ke-18 digelar di Bharat Mandapam, New Delhi. India menjadi negara yang memegang keketuaan BRICS pada 2026.

Sejumlah pemimpin dunia dijadwalkan menghadiri forum tersebut, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden China Xi Jinping, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, serta sejumlah kepala pemerintahan negara anggota dan mitra BRICS.

Indonesia resmi menjadi anggota penuh BRICS pada 1 Januari 2025. Keanggotaan tersebut memperluas ruang diplomasi Indonesia dalam forum negara-negara berkembang sekaligus membuka peluang penguatan kerja sama ekonomi global.

Baca: Serangan AS di Iran Tewaskan Sedikitnya 19 Orang, Korban Luka Capai 142

Pada KTT kali ini, Prabowo dijadwalkan menyampaikan pandangan Indonesia dalam dua sesi utama. Sesi pertama diperuntukkan bagi negara anggota BRICS, sedangkan sesi berikutnya melibatkan negara anggota bersama negara mitra.

Berbagai isu global diperkirakan menjadi pembahasan, termasuk penguatan multilateralisme, reformasi lembaga keuangan internasional, perdagangan, sistem pembayaran menggunakan mata uang lokal, rantai pasok, energi, ketahanan pangan, teknologi, serta perubahan iklim.

Baca: IRGC Klaim Gempur Markas Komandan AS di Kuwait, Hanggar Drone Terbakar

Kehadiran Prabowo di New Delhi sekaligus menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan peran lebih aktif dalam menentukan arah kerja sama negara-negara Global South.

Pemerintah berharap keanggotaan Indonesia di BRICS tidak berhenti pada forum diplomasi, tetapi menghasilkan manfaat konkret bagi perekonomian nasional melalui peningkatan perdagangan, investasi, teknologi dan kerja sama pembangunan. (SM)



Terkait
AS Serang Dua Kapal Tanker Iran, Kebijakan “Tanker for Tanker” Trump Mulai Diterapkan
AS Serang Dua Kapal Tanker Iran, Kebijakan “Tanker for Tanker” Trump Mulai Diterapkan
Asap Karhutla Kalimantan Tembus Filipina, Pakar Ungkap
Taliban Rayu AS Investasi Mineral Afghanistan Senilai R
AS Pertimbangkan Ubah Sikap soal Falkland, Inggris Jadi
Lainnya
Pemuda NTB Juara 1 MTQ Internasional di Turki
Pemuda NTB Juara 1 MTQ Internasional di Turki
Keluarga Terkaya Ini Sumbang Rp 150 Miliar untuk Minta
Penembakan Di Masjid Al Noor Selandia Baru Berlangsung
Akibat Serangan Ayan, Seorang Wanita Tewas Dimakan Babi
Nasional
Polemik Desil Memanas, Kemensos dan BPS Buka Data Bersama CELIOS
Polemik Desil Memanas, Kemensos dan BPS Buka Data Bersama CELIOS
8 Orang Hilang Saat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polri
13 Pemohon Kembali Gugat Pilpres 2024 ke MK, Minta Gibr
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat