JD Vance Soroti Rekam Jejak Perang AS: Hampir Tak Pernah Menang Selama 42 Tahun

Kanama
Jumat, 4 September 2026 15:33:24

KANALSUMATERA.com - WASHINGTON – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance melontarkan kritik tajam terhadap rekam jejak militer negaranya selama beberapa dekade terakhir. Ia menilai Amerika Serikat terlalu sering terlibat dalam konflik, tetapi tidak banyak yang berakhir dengan kemenangan. Jumat (04/09/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Vance ketika membahas perlunya perubahan dalam budaya kepemimpinan dan perencanaan militer AS. Sorotan itu muncul di tengah konflik yang masih berlangsung antara Washington dan Iran.

"Amerika telah terlibat dalam banyak perang selama saya hidup — 42 tahun. Dan kita hampir tidak pernah memenangkannya satu pun," ungkap JD Vance.

Baca: Pernyataan Jubir Baru Donald Trump soal Toilet China Picu Kontroversi, Ini Duduk Perkaranya

Vance juga menyinggung perjalanan kebijakan militer Amerika Serikat selama sekitar empat dekade. Menurut dia, berbagai konflik yang diikuti Washington menunjukkan adanya persoalan dalam proses perencanaan militer maupun kepemimpinan politik.

Wakil Presiden AS tersebut kemudian menggambarkan empat dekade terakhir sebagai "40 tahun yang, terus terang, merupakan petualangan militer yang keliru," seraya mempertanyakan perencanaan militer maupun kepemimpinan politik di baliknya.

Baca: Serangan Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang, KBRI Pastikan Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban

Vance Soroti Budaya Militer AS

Komentar Vance tidak hanya berkaitan dengan hasil sejumlah peperangan yang pernah diikuti AS. Ia juga mengarah pada budaya dan pola pengambilan keputusan di lingkungan pertahanan Amerika.

Dalam pernyataannya, Vance menyatakan perlunya perubahan budaya di Pentagon. Ia menilai evaluasi terhadap pengalaman militer masa lalu penting dilakukan agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.

Baca: Demo Pelajar di Prancis Makin Memanas, 488 Orang Ditangkap dan 43 Aparat Terluka

Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena disampaikan ketika AS masih menghadapi konflik dengan Iran. Vance pun mengaitkan kondisi tersebut dengan risiko munculnya kembali pola intervensi militer yang menurutnya bermasalah.

Dan kini, AS menghadapi potensi "petualangan keliru" lainnya di Iran.

Baca: Kopilot Flydubai Serang Pilot Pakai Kapak, Identitas dan Dugaan Motif Terungkap

Konflik Iran Jadi Sorotan

Perang AS-Iran juga menjadi bagian penting dari konteks pernyataan Vance. Konflik tersebut telah berlangsung selama berbulan-bulan dan menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Presiden Donald Trump.

Dalam perkembangan lain, sebuah rudal yang menghantam acara pernikahan di Iran dilaporkan menewaskan empat orang, termasuk dua anak-anak. Analisis Reuters menyebut rudal tersebut kemungkinan besar ditembakkan oleh AS.

Baca: Profesor Biao Xiang Jadi Idola Gen Z China, Bahas Kecemasan Anak Muda

Insiden tersebut menambah sorotan terhadap operasi militer Washington di Iran, terutama mengenai dampak serangan terhadap masyarakat sipil.

Vance sebelumnya dikenal mengambil sikap skeptis terhadap keterlibatan militer AS dalam konflik luar negeri. Dalam konteks konflik Iran, ia juga pernah menekankan pentingnya solusi diplomatik dan menghindari perang berkepanjangan.

Baca: Prabowo Tiba di New Delhi, KTT BRICS Jadi Panggung Strategis Indonesia

Kini, pernyataannya mengenai minimnya kemenangan AS dalam empat dekade terakhir kembali memicu perhatian terhadap efektivitas kebijakan perang Washington dan arah strategi militer Amerika di masa mendatang. (SM)



Terkait
Israel Tutup Konsulat Inggris di Yerusalem, Balasan atas Sanksi Permukiman Tepi Barat
Israel Tutup Konsulat Inggris di Yerusalem, Balasan atas Sanksi Permukiman Tepi Barat
Pengadilan Filipina Terbitkan Surat Perintah Tangkap Sa
Asap Karhutla Kalimantan Tembus Filipina, Pakar Ungkap
Venezuela-AS Sepakati Kerja Sama Energi 25 Tahun, Targe
Lainnya
Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di USS Abraham Lincoln
Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di USS Abraham Lincoln
Seorang WNI dan Suaminya Dilaporkan Hilang di Malaysia
Sepupu Menuding Emiliano Sala Dibunuh
Kemenlu Ajukan Indonesia Sebagai Anggota Dewan HAM PBB
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Nasional
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket