Iran Serang Kapal Nirawak AS di Selat Hormuz, Konflik Kian Memanas

Kanama
Senin, 7 September 2026 10:25:33

KANALSUMATERA.com - TEHERAN – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah pasukan Iran mengklaim menyerang kapal permukaan nirawak milik Angkatan Laut AS yang berusaha memasuki kawasan Selat Hormuz. Senin (07/09/2026).

Serangan tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu dan menjadi bagian dari rangkaian bentrokan terbaru antara kedua negara. Insiden berlangsung hanya beberapa jam setelah militer AS menyerang tiga kapal tanker minyak yang dikaitkan dengan Iran.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan kapal nirawak militer Amerika menjadi sasaran ketika berupaya memasuki Selat Hormuz. Kawasan tersebut merupakan jalur pelayaran strategis yang memiliki peran penting terhadap distribusi energi dunia.

Baca: Malaysia Tetapkan Darurat Asap, Kemlu RI Tegaskan Penanganan Karhutla Terus Dikebut

IRGC juga sebelumnya mengumumkan tindakan terhadap tiga kapal tanker minyak yang disebut menggunakan rute tidak resmi di Selat Hormuz.


"Dan tiga kapal yang berafiliasi dengan Amerika pembunuh anak-anak di wilayah lainnya," kata IRGC, seperti dikutip AFP.

Iran kemudian memperingatkan kapal-kapal lain agar tidak melintasi Selat Hormuz melalui jalur yang tidak mendapat persetujuan.

Baca: Iran Ancam Balas Serangan AS di Pesta Pernikahan, 4 Orang Tewas

AS Sebut Serangan terhadap Kapal Perang Gagal

Di sisi lain, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan pasukan Iran sebelumnya gagal menyerang kapal perang Amerika.

Sebagai respons, militer AS melakukan serangan terhadap sejumlah kapal tanker yang disebut memiliki keterkaitan dengan Garda Revolusi Iran. CENTCOM menyatakan dua kapal tanker, M/T Downy dan M/T Stark 1, dilumpuhkan secara permanen.

Baca: JD Vance Tegaskan Konflik AS-Iran Bukan Perang, Negosiasi Masih Buntu

“Setelah serangan Iran yang gagal, CENTCOM melumpuhkan secara permanen kapal pengangkut minyak mentah milik IRGC, M/T Downy di lepas pantai Pulau Kharg dan M/T Stark 1 di dekat Jask,” kata CENTCOM.

Selat Hormuz Jadi Titik Panas Konflik

Baca: Prabowo di Depan Putin Tegaskan Indonesia Tetap Non-Blok dan Hormati Semua Kekuatan

Rangkaian serangan tersebut menunjukkan konflik AS-Iran memasuki fase yang semakin berisiko, khususnya di jalur pelayaran Selat Hormuz.

Amerika Serikat terus memberikan tekanan terhadap Iran melalui operasi militer dan sanksi ekonomi. Sementara itu, Iran mempertahankan pengaruhnya terhadap lalu lintas kapal di kawasan strategis tersebut.

Laporan Reuters menyebut bentrokan terbaru juga berkaitan dengan serangan rudal Iran terhadap dua kapal perang AS. Washington kemudian menyerang tiga kapal tanker minyak Iran sebagai tindakan balasan. Tidak ada personel AS yang dilaporkan terluka dalam serangan tersebut.

Baca: Iran Serang Kamp Titin di Yordania dengan Rudal Balistik, IRGC Klaim Banyak Tentara AS Tewas

Eskalasi di Selat Hormuz kini menjadi perhatian internasional karena gangguan terhadap jalur tersebut berpotensi berdampak terhadap perdagangan minyak dan stabilitas pasar energi global. (SM)



Terkait
Intelijen Ukraina Ungkap 8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia
Intelijen Ukraina Ungkap 8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia
Venezuela-AS Sepakati Kerja Sama Energi 25 Tahun, Targe
Mojtaba Khamenei Perintahkan Iran Kurangi Ketergantunga
PM Nepal Balendra Shah Tolak Tim SAR Asing, Sosok Eks R
Lainnya
Data Terbaru, KBRI Catat Korban WNI Penembakan Selandia Baru jadi 8 Orang
Data Terbaru, KBRI Catat Korban WNI Penembakan Selandia Baru jadi 8 Orang
Penembakan Di Masjid Al Noor Selandia Baru Berlangsung
Trump Larang Terbang Semua Boeing 737 MAX di AS
Protes Taksi Online di Korsel, Dua Sopir Tewas Bakar Di
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Ji
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Nasional
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Hu
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind