Iran Serang Kamp Titin di Yordania dengan Rudal Balistik, IRGC Klaim Banyak Tentara AS Tewas
KANALSUMATERA.com - TEHERAN — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan rudal balistik ke pangkalan Marinir Amerika Serikat (AS) yang disebut berada di Kamp Titin, Yordania, Rabu (02/09/2026).
IRGC menyebut serangan tersebut merupakan bagian dari aksi balasan Iran terhadap serangan militer AS yang sebelumnya menargetkan sebuah acara pernikahan di wilayah Sirik.
Menurut keterangan IRGC yang dikutip Republika dari laporan The Cradle, sasaran serangan berada di kawasan pantai Teluk Aqaba. Iran menyebut lokasi tersebut memiliki nilai strategis karena berada di dekat sejumlah jalur dan fasilitas penting di kawasan Laut Merah.
Baca: Kabut Asap Karhutla Indonesia Memburuk, Sekolah di Johor Malaysia Ditutup Lima Hari
"Pasukan AS dalam jumlah besar terbunuh, sementara beberapa fasilitas penting dan helikopter serang milik musuh dihancurkan," demikian keterangan IRGC.
Klaim mengenai jumlah korban tersebut berasal dari pihak Iran dan belum dapat dipastikan secara independen.
Baca: Serangan Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang, KBRI Pastikan Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban
Iran Sebut Kamp Titin Punya Nilai Strategis
IRGC menjelaskan posisi Kamp Titin dinilai strategis karena berada di ujung utara Laut Merah, tidak jauh dari Pelabuhan Aqaba serta berdekatan dengan wilayah Eilat dan perbatasan Arab Saudi.
"Itu terletak di ujung utara dari Laut Merah dekat pelabuhan Aqaba, pelabuhan milik Israel, Eliat, dan relatif dekat dengan perbatasan Arab Saudi. Karena itu, lokasinya cocok untuk latihan Marinir AS, perlindungan untuk infrastruktur maritim, operasi amfibi, dan pergerakan cepat logistik perlengkapan."
Baca: Selain Palestina, Kondisi Minoritas Muslim India Jadi Sorotan BKSAP DPR RI di Sidang IPU Tanzania
Berdasarkan penjelasan tersebut, Iran menilai keberadaan fasilitas militer AS di kawasan itu memiliki fungsi penting untuk mendukung aktivitas maritim, latihan pasukan, operasi amfibi hingga distribusi logistik.
Yordania Klaim Intersep Sebagian Rudal Iran
Baca: Prabowo Tiba di New Delhi, KTT BRICS Jadi Panggung Strategis Indonesia
Di sisi lain, militer Yordania menyatakan telah mencegat sebagian rudal yang diluncurkan Iran.
Menurut laporan Reuters yang dikutip Republika, terdapat 13 rudal yang ditembakkan dalam serangan tersebut. Sebanyak 10 rudal diklaim berhasil diintersep oleh pertahanan udara Yordania.
Sementara itu, tiga rudal lainnya disebut tidak berhasil dicegat dan jatuh di wilayah terpencil yang jauh dari kawasan padat penduduk.
Baca: Teluk Persia Memanas, Iran Peringatkan Keras Pergerakan Militer Korea Selatan
Serangan tersebut menambah ketegangan antara Iran dan AS di tengah konflik yang melibatkan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah. Perkembangan terbaru terkait dampak serangan dan jumlah korban masih menunggu verifikasi lebih lanjut dari sumber independen. (SM)
