Iran Serang Kamp Titin di Yordania dengan Rudal Balistik, IRGC Klaim Banyak Tentara AS Tewas

Kanama
Rabu, 2 September 2026 09:18:33

KANALSUMATERA.com - TEHERAN — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan rudal balistik ke pangkalan Marinir Amerika Serikat (AS) yang disebut berada di Kamp Titin, Yordania, Rabu (02/09/2026).

IRGC menyebut serangan tersebut merupakan bagian dari aksi balasan Iran terhadap serangan militer AS yang sebelumnya menargetkan sebuah acara pernikahan di wilayah Sirik.

Menurut keterangan IRGC yang dikutip Republika dari laporan The Cradle, sasaran serangan berada di kawasan pantai Teluk Aqaba. Iran menyebut lokasi tersebut memiliki nilai strategis karena berada di dekat sejumlah jalur dan fasilitas penting di kawasan Laut Merah.

Baca: Selat Hormuz Memanas, Negara Arab Siapkan Kesepakatan Jalur Pelayaran Bersama

"Pasukan AS dalam jumlah besar terbunuh, sementara beberapa fasilitas penting dan helikopter serang milik musuh dihancurkan," demikian keterangan IRGC.

Klaim mengenai jumlah korban tersebut berasal dari pihak Iran dan belum dapat dipastikan secara independen.

Baca: Inggris Mulai Jaga Jarak dengan Israel, Dukungan ke Palestina Makin Tegas

Iran Sebut Kamp Titin Punya Nilai Strategis

IRGC menjelaskan posisi Kamp Titin dinilai strategis karena berada di ujung utara Laut Merah, tidak jauh dari Pelabuhan Aqaba serta berdekatan dengan wilayah Eilat dan perbatasan Arab Saudi.

"Itu terletak di ujung utara dari Laut Merah dekat pelabuhan Aqaba, pelabuhan milik Israel, Eliat, dan relatif dekat dengan perbatasan Arab Saudi. Karena itu, lokasinya cocok untuk latihan Marinir AS, perlindungan untuk infrastruktur maritim, operasi amfibi, dan pergerakan cepat logistik perlengkapan."

Baca: Pesawat Kargo Amazon Tergelincir di Bandara Miami, Tabrak Kendaraan hingga Terbakar

Berdasarkan penjelasan tersebut, Iran menilai keberadaan fasilitas militer AS di kawasan itu memiliki fungsi penting untuk mendukung aktivitas maritim, latihan pasukan, operasi amfibi hingga distribusi logistik.

Yordania Klaim Intersep Sebagian Rudal Iran

Baca: Trump Tagih Eropa, Ratusan Miliar Dolar Bantuan Ukraina Bakal Diminta Kembali

Di sisi lain, militer Yordania menyatakan telah mencegat sebagian rudal yang diluncurkan Iran.

Menurut laporan Reuters yang dikutip Republika, terdapat 13 rudal yang ditembakkan dalam serangan tersebut. Sebanyak 10 rudal diklaim berhasil diintersep oleh pertahanan udara Yordania.

Sementara itu, tiga rudal lainnya disebut tidak berhasil dicegat dan jatuh di wilayah terpencil yang jauh dari kawasan padat penduduk.

Baca: Pengadilan Filipina Terbitkan Surat Perintah Tangkap Sara Duterte, Kasus Ancam Presiden Jadi Sorotan

Serangan tersebut menambah ketegangan antara Iran dan AS di tengah konflik yang melibatkan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah. Perkembangan terbaru terkait dampak serangan dan jumlah korban masih menunggu verifikasi lebih lanjut dari sumber independen. (SM)



Terkait
Volkswagen Siapkan PHK 100.000 Karyawan, Tarif Trump dan China Jadi Tekanan
Volkswagen Siapkan PHK 100.000 Karyawan, Tarif Trump dan China Jadi Tekanan
Netanyahu Klaim Rezim Mojtaba Khamenei di Iran di Amban
Trump Klaim Kendali Minyak Venezuela, Rodriguez Tegaska
PM Nepal Balendra Shah Tolak Tim SAR Asing, Sosok Eks R
Lainnya
Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian Palestina dalam Sidang OKI di Azerbaijan
Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian Palestina dalam Sidang OKI di Azerbaijan
Malaysia Kutuk Keputusan Trump Terkait Golan
Harapan Putri Thailand Jadi Perdana Menteri Pupus
Usai Turun Tahta, Eks Raja Malaysia Dikabarkan Akan Ber
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hukum
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Bogor, Ada Fahd A Rafiq dan Bos Summarecon
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Bogor, Ada Fahd A Rafiq dan Bos Summarecon
Golkar Respons Fahd A Rafiq Kena OTT KPK, Tunggu Kejela
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Zulhas Ungkap 3 Kunci Sukses kepada 3.005 Mahasiswa Baru UMRI
Zulhas Ungkap 3 Kunci Sukses kepada 3.005 Mahasiswa Baru UMRI
Skor TKA SMA-SMK 2026 Berubah, Kini Gunakan Rentang 200
28 Desa Kampar Jadi Sasaran Pengabdian 266 Mahasiswa Fa
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Politik
Golkar-PKS Bahas RUU Pemilu, Ambang Batas Parlemen 5 Persen Mengemuka
Golkar-PKS Bahas RUU Pemilu, Ambang Batas Parlemen 5 Persen Mengemuka
Telepon Istana Jadi Awal Suahasil Nazara Menjabat Mente
Kabinet Merah Putih Dirombak, Suahasil Nazara Gantikan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar