Lula da Silva Menang Pilpres Brasil 2026, Amankan Masa Jabatan Keempat

Kanama
Senin, 26 Oktober 2026 21:04:23

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Luiz Inácio Lula da Silva kembali memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) Brasil 2026 setelah unggul atas pesaingnya, Flavio Bolsonaro, dalam pemungutan suara putaran kedua. Hasil tersebut memastikan Lula kembali memimpin Brasil untuk masa jabatan keempatnya yang tidak berlangsung secara berturut-turut.

Berdasarkan hasil resmi yang dilaporkan AFP dan Reuters, Senin (26/10/2026), Lula memperoleh 51,75 persen suara. Sementara itu, Flavio Bolsonaro, putra mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro, meraih 48,25 persen suara.

Kemenangan ini menjadi perkembangan penting dalam peta politik Brasil. Pada putaran pertama, Flavio sempat unggul sehingga persaingan menuju kursi kepresidenan berlangsung ketat hingga pemungutan suara tahap kedua.

Baca: Diisukan Meninggal akibat Pendarahan Otak, Kim Jong-un Muncul di Pameran Fashion

Hasil akhir tersebut sekaligus menggagalkan upaya kubu sayap kanan untuk merebut kembali kepemimpinan nasional Brasil melalui pencalonan Flavio Bolsonaro.

Persaingan Politik Brasil Berlangsung Sengit

Baca: Pernyataan Jubir Baru Donald Trump soal Toilet China Picu Kontroversi, Ini Duduk Perkaranya

Pemilu Brasil 2026 berlangsung di tengah persaingan politik yang tajam antara kubu pendukung Lula dan kelompok konservatif yang mendukung Flavio Bolsonaro.

Kampanye kedua kandidat juga diwarnai saling tuding dan kontroversi. Situasi semakin memanas setelah Mahkamah Agung Brasil mengambil keputusan untuk memperpanjang waktu pemungutan suara selama dua jam.

Perpanjangan tersebut dilakukan menyusul laporan Lula mengenai penghentian layanan bus di sejumlah kota yang dinilai dapat menghambat masyarakat menggunakan hak pilihnya.

Baca: Trump Kaitkan Demo Pelajar Prancis dengan Migrasi dan Islam

Di sisi lain, Flavio Bolsonaro juga meminta tambahan waktu pemungutan suara di sejumlah wilayah yang mengalami hujan deras. Namun, pihaknya kemudian mengecam keputusan perpanjangan waktu yang diberlakukan secara nasional.

Ketegangan selama penghitungan suara turut terlihat dari pernyataan sejumlah pendukung Bolsonaro di media sosial.

Baca: Sidang Umum PBB ke-81, Menlu Sugiono Pimpin Delegasi Indonesia

"Entah kita menang, atau kita menang. Anggap saja ini peringatan," tulis Nikolas Ferreira, seorang legislator pendukung Bolsonaro, di platform X saat penghitungan suara berlangsung.

Isu Hak Pilih Jadi Sorotan

Perpanjangan waktu pemungutan suara memunculkan perbedaan pandangan di tengah masyarakat Brasil. Sebagian warga mempertanyakan keputusan tersebut, sementara pendukung Lula menilai kebijakan itu diperlukan agar masyarakat tetap dapat menyalurkan hak pilihnya.

Baca: Israel Tutup Konsulat Inggris di Yerusalem, Balasan atas Sanksi Permukiman Tepi Barat

Aurelio Junior, seorang dokter gigi berusia 45 tahun, menyampaikan kritik terhadap keputusan perpanjangan waktu tersebut.

"Ini memalukan. Belum pernah ada kejadian seperti ini di Brasil, dan sekarang mereka malah mencetuskan ide untuk memperpanjang waktu pemilihan selama dua jam," ujar Aurelio Junior, seorang dokter gigi di Brasil.

Baca: Inggris Murka, Anak Netanyahu Ikut Campur Sengketa Falkland dengan Argentina

Sementara itu, Jacqueline Maria Lima de Franca, pemilik usaha berusia 34 tahun di Rio de Janeiro yang mendukung Lula, memberikan pandangan berbeda mengenai kebijakan tersebut.

Menurutnya, kesempatan untuk memilih harus tetap diberikan kepada seluruh warga yang menghadapi hambatan saat pemungutan suara berlangsung.

Kemenangan Lula di Tengah Perubahan Politik Kawasan

Baca: Iran Ancam Balas Serangan AS di Pesta Pernikahan, 4 Orang Tewas

Kemenangan Lula juga menjadi perhatian karena terjadi ketika sejumlah negara Amerika Latin mengalami penguatan dukungan terhadap kelompok politik konservatif.

Brasil, sebagai salah satu negara terbesar di kawasan tersebut dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa, memiliki pengaruh penting terhadap arah politik dan ekonomi Amerika Latin.

Baca: Pengadilan Filipina Terbitkan Surat Perintah Tangkap Sara Duterte, Kasus Ancam Presiden Jadi Sorotan

Dengan kembali memenangkan pemilihan presiden, Lula memperoleh mandat politik baru untuk melanjutkan kepemimpinannya. Namun, persaingan ketat dalam pemilu menunjukkan bahwa perbedaan pandangan politik di Brasil masih menjadi tantangan besar bagi pemerintahan mendatang.

Hasil Pilpres Brasil 2026 pun menegaskan bahwa perebutan dukungan masyarakat berlangsung sengit hingga putaran kedua, dengan selisih suara yang relatif tipis antara Lula da Silva dan Flavio Bolsonaro. (SM)



Terkait
JD Vance Soroti Rekam Jejak Perang AS: Hampir Tak Pernah Menang Selama 42 Tahun
JD Vance Soroti Rekam Jejak Perang AS: Hampir Tak Pernah Menang Selama 42 Tahun
Taliban Rayu AS Investasi Mineral Afghanistan Senilai R
Mojtaba Khamenei Perintahkan Iran Kurangi Ketergantunga
Wapres Tanzania Mundur Usai Bersitegang dengan Presiden
Lainnya
Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Infantino
Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Infantino
Ilmuwan Pelopor Istilah 'Pemanasan Global' Tutup Usia
Protes Pekanan, Dua Pemuda Ditembak Tentara Israel
Balita Jatuh di Sumur 107 Meter
Nasional
Operasi Patuh 2026 Resmi Dimulai, Ini 11 Pelanggaran yang Diincar Polisi hingga 8 November
Operasi Patuh 2026 Resmi Dimulai, Ini 11 Pelanggaran yang Diincar Polisi hingga 8 November
Prabowo Bahas P3MD dan Pembangunan Kampus URI, 384 Pese
Punya Rekam Jejak Bela Israel, Syahrul Aidi Dukung MUI
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Wisuda Umri ke-31 Tahun 2026, 1.351 Lulusan Dikukuhkan, Rika Gunawan Raih IPK 3,97
Wisuda Umri ke-31 Tahun 2026, 1.351 Lulusan Dikukuhkan, Rika Gunawan Raih IPK 3,97
Kursus Kepramukaan Pekanbaru 2026 Resmi Ditutup, Irwan
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittih
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat