Pilot Flydubai Smit Machchhar Ungkap Perjuangan Melawan Kopilot di Udara
KANALSUMATERA.com - Jakarta — Pilot Flydubai, Smit Machchhar, mengungkap pengalaman menegangkan saat dirinya diserang kopilot ketika pesawat sedang berada di udara dalam penerbangan menuju Tel Aviv, Israel.
Machchhar, pilot asal India, menceritakan kejadian tersebut saat melakukan panggilan video dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada Jumat (02/10/2026).
Insiden itu terjadi dalam penerbangan Flydubai FZ1073 rute Dubai-Tel Aviv pada Rabu (30/09/2026). Pesawat yang membawa 174 orang tersebut kemudian dialihkan dan melakukan pendaratan darurat di Tabuk, Arab Saudi.
Baca: Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mulai Pidato di PBB
Dalam percakapan dengan Modi, Machchhar mengatakan dirinya mengalami luka serius ketika berusaha mempertahankan diri dari serangan kopilot.
"Saat itu, saya berjuang mempertahankan hidup saya. Saya terluka sangat parah hingga jatuh tersungkur... saat itu, saya sempat berpikir, bagaimana jika saya tidak bisa bangkit lagi?" kata Machchhar dalam panggilan video kepada Modi dilansir CNN.
Baca: KTT BRICS New Delhi Dibayangi Perang, Ketegangan Global Makin Memanas
Pesawat Sempat Kehilangan Ketinggian
Pertarungan di dalam kokpit terjadi ketika pesawat sedang terbang pada ketinggian sekitar 34.000 kaki. Dalam insiden tersebut, Machchhar terluka dan sempat berada di lantai kokpit.
Kondisi di dalam kokpit kemudian menjadi sangat genting. Machchhar menyadari pesawat berada dalam situasi berbahaya dan berupaya membuka pintu kokpit agar awak serta penumpang lain dapat membantu.
Baca: Israel Tutup Konsulat Inggris di Yerusalem, Balasan atas Sanksi Permukiman Tepi Barat
"Dan saat itu saya tahu, satu dorongan terakhir, Smit! Lakukan saja. Pintunya tepat di sana," ujarnya.
"Padahal saat itu pun, dia masih terus menghajar saya."
Baca: Inggris Mulai Jaga Jarak dengan Israel, Dukungan ke Palestina Makin Tegas
Dalam kondisi tersebut, Machchhar akhirnya berhasil membuka pintu kokpit. Sejumlah penumpang kemudian masuk dan membantu melumpuhkan pelaku.
Machchhar mengatakan keputusan membuka pintu kokpit bukan hanya untuk menyelamatkan dirinya, tetapi juga demi keselamatan seluruh orang yang berada di pesawat.
"Saya melakukan ini demi nyawa saya sendiri, tetapi pada saat yang sama, saya tahu bahwa saya tidak boleh membiarkan orang lain tewas."
Baca: Iran Tangkap Pengibar Bendera MEK, Aparat Klaim Semua yang Terekam Video Sudah Ditahan
Pilot Flydubai Masih Jalani Pemulihan
Setelah insiden tersebut, Machchhar mendapatkan perawatan medis. Ia sebelumnya dirawat di Arab Saudi setelah pesawat melakukan pendaratan darurat, kemudian menjalani masa pemulihan di rumah sakit di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Baca: Pengadilan Filipina Terbitkan Surat Perintah Tangkap Sara Duterte, Kasus Ancam Presiden Jadi Sorotan
Dalam percakapan dengan Modi, Machchhar juga mengungkap sisi emosional dari kejadian yang dialaminya. Putrinya sempat menjenguknya di rumah sakit, tetapi disebut takut melihat kondisi sang ayah.
Sementara itu, putra bungsunya yang masih berusia dua tahun belum dapat menemuinya.
Modi turut menyampaikan dukungan kepada Machchhar dan mengatakan tindakan pilot tersebut telah membantu menyelamatkan banyak orang.
Baca: JD Vance Soroti Rekam Jejak Perang AS: Hampir Tak Pernah Menang Selama 42 Tahun
"Anda sendiri sedang berjuang antara hidup dan mati," ujar Modi.
Upaya pembajakan tersebut akhirnya gagal setelah penumpang dan awak pesawat membantu menguasai situasi di kokpit. Pilot pengganti kemudian mengambil alih kendali hingga pesawat dapat dialihkan dan mendarat dengan selamat di Arab Saudi. (SM)
